Perishable Goods Adalah : Contoh dan Cara Aman Mengirimnya – Tahukah kamu apa itu perishable goods? Perishable goods adalah jenis barang mudah rusak, membusuk, atau mengalami penurunan kualitas dalam waktu singkat.
Dalam industri logistik, penanganan jenis barang ini membutuhkan perhatian khusus. Sehingga kualitas produk tetap terjaga hingga tiba ke tangan konsumen.
Dengan kualitas yang mudah menurun, jenis barang ini perlu metode pengiriman aman dan terkontrol.
Adapun metode yang perlu diperhatikan seperti kemasan khusus, pengaturan waktu distribusi, serta lainnya.
Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai perishable goods, berikut pembahasan artikelnya dari Djatgo.
Table of Contents
TogglePengertian Perishable Goods
Perishable goods adalah jenis barang yang mudah rusak atau membusuk. Umumnya produk perishable goods tidak bisa bertahan lama tanpa penanganan tepat.
Dengan sifatnya yang mudah rusak, maka pengiriman serta penyimpanan perlu dilakukan secara hati-hati.
Adapun faktor yang perlu diperhatikan ketika mengirim jenis barang ini yaitu suhu, waktu pengiriman, pengemasan, serta penanganannya.
Jika perishable goods mengalami keterlambatan pengiriman serta adanya kesalahan penanganan suhu, maka produk akan mengalami kerusakan.
Hal tersebut tentunya menimbulkan kerugian besar karena barang benar-benar kehilangan kualitas nilainya.
Baca Juga : Ini Cara Kirim Paket Ambil di Rumah dengan Gratis Penjemputan
Contoh Barang yang Termasuk Perishable Goods
Perishable goods contohnya tidak hanya makanan saja. Namun ada beberapa jenis lainnya yang termasuk ke dalam perishable goods. Berikut jenisnya menurut Djatgo yaitu:
- Makanan Segar: adapun jenis produk makanan segar meliputi daging ayam, ikan, sapi, buah-buahan, sayuran, dan lain-lainnya.
- Produk Farmasi: termasuk ke dalam obat-obatan, vaksin, serta produk medis yang membutuhkan suhu stabil.
- Produk Olahan Susu: jenis dengan kandungan protein serta lemak tinggi yang membuat produk mudah basi jika tidak disimpan secara baik.
- Tanaman dan Bunga: seperti bunga potong segar dan juga bibit tanaman hias. Produk tersebut membutuhkan kelembaban khusus agar tidak mudah layu.
Beberapa jenis barang tersebut mudah rusak dan basi jika suhunya tidak dijaga dengan baik.
Sehingga tidak heran jika pengiriman perishable goods butuh perlakuan khusus dibandingkan jenis barang biasa.

Cara Aman Mengirim Perishable Goods
Agar pengiriman produk perishable goods berjalan lancar, adapun beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut cara-caranya yang telah Djatgo susun yaitu:
Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan
Siapkan peralatan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan barang perishable goods.
Adapun peralatan yang perlu disiapkan seperti kotak tahan air, bahan isolasi termal, pendingin, serta termometer.
Kebutuhan tersebut dapat membantu menjaga kondisi barang tetap aman selama pengiriman.
Jaga Kestabilan Suhu serta Kelembaban
Sebelum barang dikirim, periksa persyaratan khusus produk kamu. Beberapa produk memerlukan suhu serta kelembaban tepat agar tetap segar.
Untuk menjaga suhu, kamu bisa menggunakan pendingin serta bahan isolasi termal yang sesuai.
Packing Sesuai Standar
Pastikan barang dikemas dengan hati-hati. Kamu perlu memahami standar pengemasan yang berlaku agar produk tetap aman selama pengiriman.
Memilih bahan pengemasan yang tepat akan membantu melindungi barang dari berbagai kendala.
Isi Ruang Kosong pada Paket
Pastikan jika packing paket tidak memiliki ruang kosong berlebih. Isilah ruang kosong dengan bahan lainnya untuk mencegah barang bergeser selama pengiriman.
Jika ruang kosong dibiarkan dan barang mudah bergeser, hal tersebut akan menyebabkan produk mengalami kerusakan.
Baca Juga : Pengiriman Paket Tercepat Antar Pulau dalam 1 – 2 Hari
Informasikan pada Ekspedisi agar Diberikan Stiker Khusus
Informasikan pada pihak jasa ekspedisi mengenai jenis barang yang dikirim. Sehingga mereka dapat memberikan penanganan khusus agar barang tetap aman.
Selain itu, pihak ekspedisi juga akan memberikan stiker khusus agar semua pihak yang terlibat pengiriman mengetahui jenis barang di dalamnya.
Apakah Bisa Mengirim Perishable Goods Melalui Jalur Udara?
Barang seperti sayur, buah, daging, bunga, serta produk sensitif lainnya membutuhkan pengiriman cepat agar kualitas tidak menurun.
Agar tetap aman, pengiriman udara menjadi pilihan utama untuk dipilih.
Jenis produk mudah rusak bisa kamu kemas dengan menggunakan bahan seperti dry ice, gel pack, maupun kontainer pendingin.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan sistem cold chain. Di mana sistem ini membantu menjaga suhu agar tetap stabil selama perjalanan.
Dikarenakan kualitasnya yang cepat menurun, pengiriman perishable goods akan diprioritaskan melalui jalur udara minim transit.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan barang perishable goods?
Perishable goods adalah jenis barang yang mudah rusak atau membusuk. Umumnya produk perishable goods tidak bisa bertahan lama tanpa penanganan tepat.
Apa saja contoh perishable goods?
Adapun contohnya seperti makanan segar, produk farmasi, produk olahan susu, tanaman serta bunga, dan produk biologis.
Apa saja hal yang perlu diperhatikan ketika mengirim perishable goods?
Adapun metode yang perlu diperhatikan seperti kemasan khusus, pengaturan waktu distribusi, serta lainnya.
Apa saja yang termasuk produk makanan segar?
Adapun jenis produk makanan segar meliputi daging ayam, ikan, sapi, buah-buahan, sayuran, dan lain-lainnya.


