Kenali Volumetric Factor: Angka Pembagi dalam Rumus Volume Kargo – Pada pengiriman logistik, menentukan ongkos kirim tidak selalu mengacu pada berat aktual saja.
Namun pihak ekspedisi umumnya menggunakan rumus volumetric factor sebagai angka pembagi standarnya.
Volumetric factor adalah nilai konstanta yang ditetapkan oleh pihak berwenang. Tujuannya untuk mengkonversi dimensi fisik barang menjadi satuan berat.
Dengan perhitungan ini, pihak ekspedisi dapat menentukan tarif pengiriman dengan lebih adil.
Sehingga menghindari adanya pembengkakan biaya logistik yang tidak terduga.
Untuk mengetahui mengenai volumetric factor dan cara perhitungannya, pada artikel ini Oodara akan menjelaskannya secara lengkap. Berikut pembahasan artikelnya.
Table of Contents
ToggleApa Itu Volumetric Factor
Pengertian volumetric factor adalah berat barang yang dihitung sesuai ukuran dimensi paket, bukan dari berat sebenarnya.
Biasanya perhitungan ini digunakan oleh jasa ekspedisi untuk mendapatkan nilai ruang yang dibutuhkan paket dalam kendaraan pengiriman.
Selain itu, perhitungan volumetric factor ini juga sering sekali menjadi dasar perhitungan biaya dalam pengiriman barang.
Apalagi jika perhitungannya digunakan untuk berbagai barang berukuran besar namun beratnya relatif ringan.
Hal tersebut dikarenakan barang berukuran besar akan memakan lebih banyak ruang dalam kendaraan.
Sehingga perhitungan menggunakan volumetric factor berguna agar pengirim mendapatkan biaya pengiriman yang terjangkau.
Baca Juga : Pengertian Palletizing dalam Ekspedisi Pengiriman Barang
Cara Menghitung Volume Barang dengan Volumetric Factor

Perhitungan volumetric factor dalam pengiriman udara sedikit berbeda dibandingkan jalur darat dan laut.
Hal tersebut dikarenakan kapasitas pesawat yang sangat terbatas. Biasanya angka pembagi cenderung lebih besar, sehingga hasil volumenya menjadi lebih ringan.
Adapun cara menghitung volume barang dengan volumetric factor dalam pengiriman udara yaitu:
Berat volume = Panjang X Lebar X Tinggi : 5.000
Contoh:
Kamu ingin mengirim paket ke luar kota dengan menggunakan pengiriman via udara. Adapun ukuran paket yang dikirim yaitu 65 cm X 50 cm X 50 cm.
Jika kamu menghitung volumenya dengan volumetric factor, maka kamu perlu menghitungnya dengan cara 65 cm X 50 cm X 50 cm : 5.000 = 32 kg.
Artinya, kamu harus membayar ongkos kirim untuk 32 kg muatan.
Baca Juga : Perbedaan Airport to Airport dan Door to Door dalam Pengiriman
Hal yang Harus Diperhatikan dalam Volumetric Factor
Sebelum menghitung barang dengan volumetric factor, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Adapun poin-poinnya yang telah Oodara susun dan perlu kamu ketahui yaitu:
- Pengukuran: sebelum barang dikirim, hitunglah ukuran panjang, lebar, serta tinggi paket dengan akurat. Tujuannya untuk memudahkan kamu ketika menghitung dimensi barang dengan rumus volumetric factor.
- Perhitungan: untuk menentukan berat volumetric factor barang, hitunglah dimensi paket dengan rumus Panjang X Lebar X Tinggi : 5.000.
- Perbandingan: jika sudah, bandingkan berat volumetrik dan berat aktual. Nantinya nilai yang lebih besar akan diambil untuk perhitungan biaya pengiriman.
- Pembulatan: hasil perhitungan biasanya akan dibulatkan ke bilangan terdekat. Tujuannya agar pihak ekspedisi dapat menentukan ongkir pengiriman dengan tepat.
Menghitung berat paket dengan volumetric faktor menjadi langkah penting dalam proses pengiriman via udara.
Dengan mengetahui cara perhitungannya, perusahaan logistik dapat secara mudah menentukan ruang yang dibutuhkan dalam kendaraan pengangkut.
Sehingga kapasitas muatan menjadi lebih optimal. Selain itu, dengan menghitung volumetric factor, kamu memiliki gambaran jelas berapa ongkir pengiriman yang perlu dibayar.
FAQ
Apa itu volumetric factor?
Pengertian volumetric factor adalah berat barang yang dihitung sesuai ukuran dimensi paket, bukan dari berat sebenarnya.
Biasanya perhitungan ini digunakan oleh jasa ekspedisi untuk mendapatkan nilai ruang yang dibutuhkan paket dalam kendaraan pengiriman.
Cara menghitung volume barang cargo via udara?
Menghitung volume barang cargo via udara biasanya menggunakan rumus Panjang X Lebar X Tinggi : 5.000.
Kenapa perhitungan volumetric factor sangat penting?
Dengan mengetahui cara perhitungannya, perusahaan logistik dapat dengan mudah menentukan ruang yang dibutuhkan dalam kendaraan pengangkut.
Sehingga kapasitas muatan menjadi lebih optimal. Selain itu, dengan menghitung volumetric factor, kamu memiliki gambaran jelas berapa ongkir pengiriman yang perlu dibayar.
Kenapa perhitungan volumetric factor pengiriman udara berbeda dengan dua cargo lainnya?
Perhitungan volumetric factor dalam pengiriman udara sedikit berbeda dibandingkan jalur darat dan laut.
Hal tersebut dikarenakan kapasitas pesawat yang sangat terbatas. Biasanya angka pembagi cenderung lebih besar, sehingga hasil volumenya menjadi lebih ringan.


