Pengertian Palletizing dalam Ekspedisi Pengiriman Barang – Dalam manajemen rantai pasok, kecepatan proses bongkar muat menjadi salah satu keberhasilan logistik.
Untuk mencapai hal tersebut, banyak pihak ekspedisi menggunakan metode palletizing dalam pengiriman barang.
Proses palletizing sendiri adalah proses menata, menyusun, serta menggabungkan sejumlah paket menjadi satu kesatuan.
Penerapan sistem ini dapat membantu memangkas waktu tunggu kendaraan di gudang transit. Selain itu, membantu meminimalisir kerusakan pada barang kiriman.
Dengan memahami serta menerapkan proses palletizing, kamu dapat membantu para pebisnis dalam menciptakan distribusi yang efektif, aman, serta efisien.
Untuk mengetahui lebih detail mengenai metode palletizing, berikut artikelnya dari Oodara.
Table of Contents
ToggleApa Itu Palletizing
Pengertian palletizing adalah proses penumpukan barang menjadi palet untuk dikirim ke alamat tujuan.
Nantinya kargo akan disusun di atas palet dan diamankan agar barang tetap stabil.
Selain itu, terkadang penyusunan ini berhubungan dengan penumpukan beberapa palet satu sama lain.
Palletizing ini mengkombinasi pemahaman mengenai distribusi beban, kekuatan struktur, serta kebutuhan proteksi saat pesawat mengalami guncangan dan perubahan tekanan.
Proses palletizing ini juga berguna untuk meminimalisir handling berulang pada barang kiriman.
Proses ini cukup krusial karena sering sekali digunakan dalam sektor industri seperti manufaktur, makanan, serta logistik.
Walaupun membantu meningkatkan efisiensi palletizing, namun proses ini juga sering menghadapi banyak tantangan.
Salah satunya yaitu ketidakstabilan beban yang menyebabkan produk jatuh atau tidak tertata dengan baik.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Palletizing
Dalam proses palletizing, kamu perlu memperhatikan beberapa hal penting.
Tujuannya agar proses pengiriman berjalan lebih lancar dan aman. Adapun hal yang perlu diperhatikan dalam palletizing menurut Oodara yaitu:
Memilih Pallet Ideal
Pallet merupakan bagian utama yang perlu diperhatikan dalam proses palletizing.
Memilih jenis pallet yang tepat akan menentukan seberapa baik muatan dapat menahan beban, guncangan, serta kelembaban.
Adapun jenis pallet yang dapat dipilih yaitu standard air freight pallet, composite pallets, dan export-grade wooden pallets.
Baca Juga : Apa Itu Loose Cargo? Pengertian dan Fungsi dalam Pengiriman Cargo Pesawat
Mengelompokkan Barang
Sebelum menata muatan, kamu perlu mengelompokkan barang kiriman. Kelompokkan dengan menggunakan prinsip barang yang memiliki beban rendah dan seimbang.
Tujuannya untuk memastikan stabilitas barang tetap terjaga. Kamu bisa memprioritaskan berat barang terendah, memisahkan paket fragile di zona atas, serta menghindari rotasi yang salah.
Menyusun dengan Pola yang Tepat
Hal penting yang tidak boleh kamu abaikan ketika proses palletizing yaitu memilih pola stacking yang asal.
Jika memungkinkan, kamu perlu menyusun pola stacking yang disesuaikan dengan kebutuhan muatan serta arah gaya.
Kamu bisa menyusunnya dengan vertikal rapi, lalu menyusun kotak seperti bata, ataupun lainnya.

Mengisi Ruang Kosong
Untuk meminimalisir pergerakan barang selama pengangkutan, kamu perlu mengisi ruang kosong dalam kemasan.
Kamu bisa menggunakan busa atau styrofoam agar barang tidak mudah bergeser ketika pesawat mengalami guncangan.
Hal tersebut tentunya membantu mengurangi risiko barang rusak selama pengiriman.
Memberikan Label Identifikasi
Jangan lupa untuk menambahkan label identifikasi yang tulisannya jelas dan mudah dibaca.
Pentingnya label identifikasi ini bertujuan agar proses scan out in tracking mudah dilakukan oleh pihak ekspedisi.
Melakukan Uji Stabilitas
Hal terakhir yang perlu diperhatikan yaitu melakukan uji stabilitas sebelum loading. Tujuannya untuk memastikan pallet telah siap untuk diterbangkan ke kota tujuan.
Jika memungkinkan, kamu bisa menerapkan 200 N dorong untuk memeriksa sliding paket agar tetap aman.
Baca Juga : Pengertian Manifest dalam Pengiriman Cargo Udara
Fungsi Palletizing
Palletizing memiliki fungsi utama yang membantu mengefisiensi jalannya pengiriman barang via udara.
Adapun manfaatnya yang telah disusun oleh Oodara yaitu:
- Membantu menumpuk beberapa jenis barang dalam satu bundel
- Memberikan perlindungan tinggi pada paket kiriman
- Mengurangi biaya pengiriman
- Memaksimalkan penyimpanan barang dalam gudang
- Memungkinkan manajemen inventaris serta kontrol agar pengiriman menjadi lebih baik lagi
Demikian penjelasan lengkap mengenai palletizing dalam pengiriman barang via udara.
Dengan adanya proses ini, pengiriman via udara dapat berjalan lebih efisiensi, fleksibilitas, aman, serta mengurangi biaya operasional.
FAQ
Apa itu palletizing?
Pengertian palletizing adalah proses penumpukan barang menjadi palet untuk dikirim ke alamat tujuan.
Nantinya kargo akan disusun di atas palet dan diamankan agar barang tetap stabil.
Apa keuntungan menggunakan metode palletizing?
Dengan adanya proses ini, pengiriman via udara dapat berjalan lebih efisiensi, fleksibilitas, aman, serta mengurangi biaya operasional.
Jenis pallet yang sering digunakan dalam proses palletizing apa?
Adapun jenis pallet yang dapat dipilih yaitu standard air freight pallet, composite pallets, dan export-grade wooden pallets.
Kenapa pallet perlu diberikan label identifikasi?
Pentingnya label identifikasi ini bertujuan agar proses scan out in tracking mudah dilakukan oleh pihak ekspedisi.


