Apa Itu Loose Cargo? Pengertian dan Fungsi dalam Pengiriman Cargo Pesawat – Dalam industri penerbangan, tidak semua barang dikirim dengan volume besar atau terikat rapi.
Oleh karena itu, pengiriman jalur udara memiliki istilah loose cargo yang merujuk pada jenis muatan barang.
Umumnya istilah ini merujuk pada barang yang dikirim secara terpisah, eceran, maupun dalam bentuk satuan individu tanpa digabungkan ke dalam kontainer khusus.
Fungsi utama loose cargo yaitu memberikan alternatif pengiriman yang ekonomis bagi para pengirim.
Dikarenakan mereka tidak perlu menyewa seluruh kontainer atau menunggu kuota konsolidasi penuh agar bisa terbang.
Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai loose cargo, berikut pembahasan artikelnya dari Oodara.
Table of Contents
ToggleApa Itu Loose Cargo
Pengertian loose cargo adalah kargo yang tidak membutuhkan pengemasan dalam kontainer, palet, atau diikat dengan cara apapun.
Hal tersebut dikarenakan dimensinya yang tidak memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam kontainer.
Namun biasanya loose cargo ini diangkut melalui jalur darat. Caranya dengan memasukkannya ke dalam trailer bak datar atau tempat khusus lainnya.
Tujuan adanya loose cargo ini yaitu untuk menghindari kebutuhan pengemasan dengan kontainer maupun palet.
Selain itu, membantu mengurangi waktu penanganan untuk jenis barang curah tertentu. Sehingga nantinya pengiriman barang curah tidak membutuhkan pengemasan sama sekali.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Loose Cargo
Pengiriman dengan loose cargo tentunya memberikan efisiensi waktu serta biaya terjangkau.
Namun karena sifatnya yang terbuka, membuat beberapa risiko perlu diperhatikan agar pengiriman tetap aman dan lancar.
Adapun hal yang perlu diperhatikan dalam loose cargo menurut Oodara yaitu:
Baca Juga : Apa Itu Unit Load Device dalam Pengiriman Barang
Keamanan dan Stabilitas Perjalanan
Karena tidak berada di dalam ruang tertutup seperti kontainer, risiko barang bergeser atau jatuh sangat tinggi.
Sehingga barang perlu diikat dengan kuat serta diganjal oleh benda khusus agar tidak menggelinding.
Selain itu, kamu juga perlu memastikan titik berat kargo berada di posisi yang seimbang.
Tujuannya agar stabilitas kendaraan ketika mengerem dan berbelok tidak terganggu.
Perlindungan Terhadap Cuaca dan Lingkungan
Loose cargo umumnya diangkut dengan trailer bak terbuka, sehingga sangat rentan terhadap faktor alam.
Sehingga kamu perlu menggunakan terpal saat mengirim barang sensitif atau lainnya.

Alat Bongkar Muat dan Fasilitas
Dimensi yang tidak standar membuat proses menaikkan dan menurunkan barang memerlukan persiapan ekstra.
Pastikan di lokasi asal dan tujuan tersedia alat berat yang memadai. Tujuannya untuk menghindari kecelakaan kerja atau kerusakan barang.
Perencanaan Rute
Ukuran loose cargo yang seringkali melebihi kapasitas normal membutuhkan perhatian hukum dan teknis jalur yang dilewati.
Sehingga kamu perlu mempersiapkan surat izin khusus serta melakukan survey rute dengan maksimal.
Penggunaan Asuransi
Tingkat risiko kerusakan atau kehilangan pengiriman loose cargo sangatlah tinggi. Sehingga sangat disarankan pengiriman menggunakan asuransi.
Tujuannya untuk melindungi loose cargo selama perjalanan berlangsung.
Baca Juga : Apa Itu Customs Clearance dalam Pengiriman Barang
Fungsi Loose Cargo
Dalam pengiriman udara, loose cargo memiliki beberapa fungsi utama. Adapun manfaatnya yang telah Oodara susun dan perlu kamu ketahui yaitu:
- Alternatif Pengiriman yang Ekonomis: loose cargo memberikan solusi hemat karena kamu tidak perlu mengirim barang dalam jumlah kecil maupun terpisah. Selain itu, kamu juga tidak perlu menunggu kuota penggabungan penuh untuk bisa melakukan pengiriman.
- Meminimalisir Pengemasan Khusus: cara ini berfungsi untuk memotong proses pengemasan karena barang tidak membutuhkan tempat tambahan seperti palet atau kontainer. Sehingga memungkinkan barang bisa masuk ke dalam ruang kargo.
- Mengurangi Waktu Penanganan: karena barang tidak perlu dimasukkan ke dalam tempat khusus, maka kamu tidak perlu membongkar kontainer saat paket tiba di tujuan. Sehingga waktu penanganan menjadi jauh lebih singkat dan efisien.
Demikian penjelasan mengenai loose cargo dalam pengiriman barang via udara.
Dengan memahami loose cargo ini, kamu dan perusahaan logistik dapat memaksimalkan pengiriman yang dilakukan. Sehingga barang dapat dikirim secara aman dan efisien.
FAQ
Apa itu loose cargo?
Pengertian loose cargo adalah kargo yang tidak membutuhkan pengemasan dalam kontainer, palet, atau diikat dengan cara apapun.
Hal tersebut dikarenakan dimensinya yang tidak memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam kontainer.
Apa tujuan adanya loose cargo?
Tujuan adanya loose cargo ini yaitu untuk menghindari kebutuhan pengemasan dengan kontainer maupun palet.
Selain itu, membantu mengurangi waktu penanganan untuk jenis barang curah tertentu.
Pengiriman loose cargo apakah harus menggunakan asuransi?
Tingkat risiko kerusakan atau kehilangan yang sangatlah tinggi. Sehingga sangat disarankan pengiriman menggunakan asuransi.
Tujuannya untuk melindungi loose cargo selama perjalanan berlangsung.


